KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi
Maha Penyayang, kami panjatkan puji syukur atas kehadiratNya yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan laporan Seni Budaya dan Keterampilan tentang Pembuatan Taplak
Meja dengan Teknik Jumputan.
Laporan ini telah kami susun secara
maksimal dan dengan mendapatkan bantuan sehingga dapat memperlancar pembuatan
laporan ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak
yang telah membantu dalam pembuatan laporan ini.
Terlepas dari semua itu, kami menyadari
sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun
tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala
saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki laporan ini.
Akhir kata, kami berharap semoga laporan
ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.
Palembang,
Februari 2016
Penyusun
DAFTAR
ISI
Kata Pengantar………………i
Daftar Isi………………………ii
Alat & Bahan………………….1
Langkah-Langkah……………3
ALAT
& BAHAN
Ø Alat :
1.
Pensil
2. Kelereng
3.
Tali rafia
4. Panci
5.
Gunting
6.
Setrika
7.
Benang
8. Jarum
Ø Bahan :
1.
Kain putih
2.
Air
3.
Wantex
4.
Renda-renda
LANGKAH-LANGKAH
a)
Proses
Pembuatan Pola
1. Desain
suatu pola di kertas atau media lainnya
2. Terapkan
pola tersebut di kain katun putih dengan cara meletakkan kelereng di
titik-titik tertentu sesuai dengan pola yang dibuat.
3. Beri
tanda berupa titik di tempat kelereng-kelereng tadi menggunakan pensil.
4. Ambil
kelereng dari atas kain.
5. Letakkan
kelereng tepat di bawah titik dari bagian bawah kain.
6. Angkat
kelereng beserta kain, ikat menggunakan tal rafia. Simpulkan dengan kencang.
Pastikan ikatan benar-benar kencang, agar pola terbentuk dengan sempurna.
7. Agar
polanya simetris potong tali rafia dengan ukuran yang sama.
8. Ikatan
ini bisa disusun hingga beberapa ikatan dibawah ikatan utama (pertama).
b) Proses Pewarnaan
1. Rebus
3,5 liter air sampai mendidih.
2. Tambahkan
3 sendok teh garam
3. Masukkan
2 bungkus wantex
4. Masukkan
kain yang sudah dibentuk polanya tadi, tunggu sekitar 30 menit sampai warna nya
rata.
5. Setelah
30 menit, matikan kompor dan biarkan sekitar 15 menit agar kain tidak terlalu
panas.
6.Jemur
atau angin-anginkan kain sampai setengah kering.
7. Bilas
kain dengan air.
8. Jemur
sampai kering.
9. Lepaskan
ikatan dan kelereng dari kain tersebut. Polanya sudah terlihat
c) Proses Penyetrikaan
1. Agar
tidak kusut, kita harus menyetrika kain.
2. Siapkan
setrika, atur tingkat kepanasannya.
3. Jangan
langsung menempelkan setrika dengan kain, lapisi bagian kain yang akan
disetrika dengan kain tipis.
4. Agak
sulit menghilangkan kusut dari kain ini, agar mudah berikan semprotan pewangi
pakaian.
5. Setrika
kain dengan hati-hati, jangan sampai gosong dan terkena tangan
d) Proses Penjahitan dan Penghiasan
1. Siapkan
benang dan jarum jahit.
2. Kelim
dengan menjahit setiap sisi kain dengan jarak 1,5 cm.
3.Jika
semua sisi sudah di kelim, saatnya memasang hiasan berupa renda-renda.
4.Pasang
renda di setiap sisi kain dengan menjahitnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar